by

Sinopsis Lonceng Cinta Episode 156 Tayang di ANTV

-Hiburan-18 views

leantoro.com. Sinopsis Lonceng Cinta Episode 156 Tayang di ANTV. Sebelum Sarla dibawa ke kantor polisi, Purab minta waktu bicara berdua dengan Abhi. Mereka bicara didalam kamar. Purab meyakinkan Abhi kalau Sarla tidak mungkin mencuri, Tanu datang dan menghasut Abhi untuk mengirim Pragya ke penjara bersama Sarla.

Sinopsis Lonceng Cinta Episode 156 Tayang di ANTV

Sinopsis Lonceng Cinta. Purab : Jangan dengarkan dia, ibu tidak bersalah.
Tanu : Kalau Aaliya saja bisa dihukum atas perbuatannya kenapa mereka tidak?

Tanu mengajak Abhi turun kebawah.
Abhi : Aku sudah mengambil keputusan, tidak ada yang boleh ikut campur dengan keputusanku.
Nenek : Abhi,
Abhi : Aku tidak mau dengar apa2 lagi nek.
Inspektur : Bawa dia!
Abhi : Sebentar, seorang putra tidak bisa melihat ibunya masuk penjara. Inspektur, tidak ada pencuri disini, ini adalah masalah keluarga.
Inspektur : Biarkan aku melakukan tugasku.
Abhi : Sepertinya kau Inspektur baru, kau bisa bicara dengan komisaris nanti.

Abhi mengancam akan menghubungi media dan lembaga perlindungan wanita karena Inspektur itu masih bersikeras ingin menangkap Sarla.
Polisi penjaga memberitahu kalau mereka menerima laporan dari Mithali Mehra dan ibu mertuanya.
Abhi : Aku akan mengusir siapapun yang memberikan pernyataan untuk menentang ibu Sarla. Purab, tolong antar mereka ke pintu keluar.

Nenek memuji keputusan Abhi, Abhi minta waktu untuk menyendiri. Mithali dan Fhami masih mengolok2 Sarla sebagai pencuri, nenek memarahi mereka. Sarla masuk kedalam kamarnya sambil menangis dan mengemasi barang2nya.
Nenek : Ini adalah rumahmu juga, kau harus tetap tinggal disini.
Sarla : Aku tidak bisa tinggal disini lagi. Biarkan aku pergi.
Nenek : Kau tidak boleh pergi kemanapun, Pragya membutuhkanmu.
Sarla : Aku ingin jadi kekuatan Pragya tapi aku malah jadi kelemahannya, biarkan aku pergi, kalau tidak Pragya akan mengambil keputusan yang salah untuk melindungiku.

Pragya datang dan memeluk Sarla sambil menangis.
Pragya : Jangan pergi bu.
Sarla : Aku tidak pergi jauh, aku hanya pulang ke rumahku.

Purab memberitahu Abhi kalau Sarla ingin pergi.
Purab : Tolong hentikan dia.
Abhi : Aku tau kalau ibu bukan pencurinya tapi aku tidak berani menatap wajahnya. Apa yang harus kukatakan padanya?

Sarla masuk kedalam kamar Abhi.
Sarla : Tidak ada lagi yang harus kudengar. Aku datang kemari untuk memberimu berkat.

Sarla mengecup kening Abhi.
Sarla : Semoga kau bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk.

Abhi menangis melihat kepergian Sarla.
Jhanki menjemput Sarla ke rumah Mehra.

Tanu : Aku akan mengusir siapapun yang berhubungan dengan Pragya dari rumah ini.
Sarla : Abhi pasti akan mengusirmu dari sini, aku akan datang ke rumah ini untuk melihat kepergianmu!

Nenek menemui Abhi.
Nenek : Sarla menyalahkan dirinya bukan karena dia yang mencuri uang itu, tapi ada alasan lain.
Abhi : Aku tau ibu Sarla tidak mencuri, aku melihat kebenaran dimatanya. Aku akan menangkap pencuri yang sebenarnya, tolong bantu aku nek. Tidak akan kumaafkan pencuri itu, dia sudah mempermalukan ibuku.

Nenek memberkati Abhi dan meminta Abhi untuk menghibur Pragya.
Akash dan Rachna melihat Tanu pulang membawa peti perhiasan.

Rachna : Darimana saja kau Tanu?
Tanu : Aku tidak harus memberitahu kemana saja aku pergi kepada orang lain.
Rachna : Tapi kita adalah keluarga sekarang.

Akash memberitahu Tanu kalau mereka mencurigainya sebagai pencuri.
Abhi melihat Pragya menangis didalam kamar, ia memikirkan beberapa cara untuk menghibur Pragya, “Aku harus membuatnya marah supaya suasana hatinya kembali normal”.

Abhi melukai jarinya saat memetik senar gitar.
Abhi : Aww!
Pragya : Ada apa? Kenapa jarimu terluka? Dimana kotak P3K nya? Robin!

Pragya mengobati luka dijari Abhi.
Pragya : Kau tidak boleh kemana2 selama beberapa hari. Aku akan membatalkan rekamanmu. Bagaimana caramu makan sekarang?
Abhi : Kau yang harus menyuapiku.

Abhi menempelkan plester luka dibibirnya.
Pragya : Sedang apa kau? Melawak? Kau mau jadi pelawak?
Abhi : Aku mau jadi pelawak untuk membuatmu tersenyum.

Pragya tersenyum.
Abhi : Kenapa kau menangis? Kita akan sama2 menangkap pencuri itu.

Akash dan Rachna mendapat info dari sopir kalau Tanu pergi ke rumah sakit.
Rachna : Dia pasti pergi menemui Nikhil.
Akash : Ayo kita beritahu kak Pragya.

Abhi memandangi Pragya yang sedang tidur, ia bertanya2 siapa sebenarnya pencuri itu. Akash dan Rachna mengetuk pintu kamar tapi Pragya memberi kode agar mereka pergi karena ada Abhi. Pragya bertanya dalam hati, “Apa yang ingin mereka bicarakan? “.
Akash dan Rachna datang ke rumah sakit untuk menyelidiki Nikhil, suster memberitahu kalau Nikhil sudah keluar dan tagihannya sudah dibayar. Rachna mendapat ide untuk memeriksa apakah tagihan rumah sakit Nikhil atas nama Tanu.

Mithali memergoki Tanu yang sedang menghitung sisa uang ditangannya.
Mithali : Apa itu uang Pragya yang hilang? Kau sudah ketahuan, akan kuberitahu semua orang. Polisi akan menangkapmu. Aku akan dapat hadiah uang.
Tanu : Dengarkan aku dulu kak. Kau senang dpt uang hadiah? Kau akan mendapatkan semua uang ini kalau kau menutup mulutmu.
Mithali : Benarkah?

Mithali menyentuh uang tersebut, Tanu memotretnya.
Tanu : Lihat ini kak.

Mithali shock.
Tanu : Akan ku upload foto ini di media sosial. Mana yang kau pilih, uang itu atau foto ini?

Setelah Mithali pergi, Tanu memutuskan untuk lebih berhati2 dan menyimpan uang itu disuatu tempat.
Pragya menerima telfon dari seseorang.

Pragya : Baiklah. Abhi akan tiba 1 jam lagi.

Pragya masuk kedalam kamar dan membangunkan Abhi.
Abhi : Aku tidak tidur sepanjang malam. Biarkan aku tidur.
Pragya : Kau ada rapat dengan Sridhar, ayo bangun.

Abhi bicara dalam hati, “Aku tidak mau pergi, nanti Pragya sedih lagi. Aku akan membuat alasan untuk tidak bekerja hari ini”
Abhi : Awww! Kepalaku tiba2 terasa berputar! Aku merasa tidak enak badan.
Pragya : Tubuhmu tidak panas.
Abhi : Aku tidak bercanda! Aku tidak bisa berdiri!

Pragya lalu menaruh termometer dimulut Abhi.
Abhi memasukkan termometer tersebut kedalam teh hangat saat Pragya sedang sibuk menelfon dokter. Pragya melihatnya dan bicara dalam hati, “Jadi ini akal2anmu saja”. Pragya berteriak melihat termometernya.

Pragya : Ya Tuhan! Panasmu tinggi sekali, 109 derajat!
Abhi : Oh tidak!

Akash dan Rachna kecewa melihat tagihan rumah sakit Nikhil atas nama Nikhil.
Pragya membawakan es dan memaksa mengompres kepala Abhi, Abhi menolak dan melempar es tersebut.

Abhi : Mau apa kau? Kau ingin membuat pria yang segar bugar jadi sakit?
Pragya : Bukannya kau sedang demam?
Abhi : Tidak. Aku baik2 saja.
Pragya : Jadi kau bohong?
Abhi : Aku, aku ingin agar kau merawatku.
Pragya : Kau sudah melewatkan rapatnya.

Pragya terpeleset menginjak es batu, Abhi langsung menangkapnya. Abhi lalu memijit kaki Pragya, Pragya bicara dalam hati, “Kau ingin agar aku merawatmu tapi malah kau yang merawatku”

Demikian Sinopsis Lonceng Cinta Hari Ini.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hot News