Leantoro.com – Harga emas Antam tiba-tiba terkoreksi menjelang momen yang tengah ditunggu pasar global. Hanya beberapa saat sebelum pidato penting Ketua Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat, harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun Rp5.000 per gram.
Berdasarkan data resmi Logam Mulia pada Jumat (28/8/2026), harga emas Antam berada di level Rp2.718.000 per gram, turun dari posisi perdagangan sebelumnya yang mencapai Rp2.723.000 per gram.
Penurunan juga terjadi pada harga buyback. Harga pembelian kembali emas Antam kini berada di Rp2.578.000 per gram, atau turun Rp5.000 dibandingkan hari sebelumnya yang berada di level Rp2.583.000 per gram.
Meski koreksi hari ini relatif tipis, pergerakannya menjadi perhatian karena terjadi ketika pasar global sedang menunggu sinyal baru mengenai arah kebijakan moneter Amerika Serikat.
Pidato Ketua The Fed Jadi Sorotan
Perhatian investor kini tertuju pada pidato perdana Kevin Warsh dalam simposium tahunan Jackson Hole.
Pasar akan mencermati setiap petunjuk mengenai kebijakan suku bunga AS, terutama bagaimana The Fed melihat perkembangan inflasi dan kemungkinan perubahan kebijakan moneter ke depan.
Bagi emas, arah suku bunga AS menjadi faktor penting.
Pasalnya, emas merupakan aset yang tidak memberikan imbal hasil atau non-yielding asset. Ketika suku bunga dan imbal hasil aset berbasis dolar meningkat, daya tarik emas dapat tertekan.
Sebaliknya, jika pasar menangkap sinyal kebijakan moneter yang lebih longgar, emas berpotensi kembali mendapatkan dukungan.
Inilah yang membuat pidato Ketua The Fed kali ini menjadi salah satu katalis penting bagi pergerakan harga emas berikutnya.
Harga Emas Dunia Masih Punya Tenaga
Koreksi emas Antam tidak serta-merta menggambarkan pelemahan besar di pasar global.
Harga emas dunia masih relatif stabil di sekitar USD4.600 per troy ounce. Bahkan, emas global berada di jalur menuju kenaikan bulanan terbesar sejak 1999.
Salah satu faktor yang menopang minat terhadap emas adalah meningkatnya perhatian investor terhadap risiko pelemahan nilai mata uang atau yang dikenal sebagai debasement trade.
Intervensi Departemen Keuangan AS di pasar obligasi turut menjadi perhatian pelaku pasar dan mendorong investor kembali mempertimbangkan emas sebagai aset lindung nilai.
Dengan kondisi tersebut, penurunan emas Antam sebesar Rp5.000 per gram hari ini bisa jadi bukan sekadar cerita tentang harga yang turun, tetapi juga cerminan sikap investor yang sedang menunggu arah pasar setelah pidato The Fed.
Jangan Kaget, Harga Bisa Bergerak Lagi
Pasar emas kini berada pada persimpangan.
Jika pernyataan Ketua The Fed dianggap memberikan sinyal yang lebih lunak terhadap suku bunga, emas berpeluang mendapatkan sentimen positif. Namun, apabila kebijakan moneter AS dipandang tetap ketat untuk menjaga inflasi, emas berpotensi menghadapi tekanan.
Artinya, harga emas Antam setelah pidato The Fed patut menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat yang sedang mempertimbangkan membeli maupun menjual emas.
Daftar Harga Emas Antam 28 Agustus 2026
| Pecahan | Harga |
|---|---|
| 1 gram | Rp2.718.000 |
| 5 gram | Rp13.365.000 |
| 10 gram | Rp26.675.000 |
| 25 gram | Rp66.562.000 |
| 50 gram | Rp133.045.000 |
| 100 gram | Rp266.012.000 |
| 250 gram | Rp664.765.000 |
| 500 gram | Rp1.329.320.000 |
| 1.000 gram | Rp2.658.600.000 |
Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp2.578.000 per gram.
Dengan pasar global yang masih kuat tetapi investor menunggu kepastian arah suku bunga AS, pergerakan emas dalam beberapa hari ke depan menjadi salah satu yang menarik untuk dicermati.
#Emas, #EmasAntam, #HargaEmas, #BuybackEmas, #Antam, #TheFed, #KevinWarsh, #JacksonHole, #Investasi, #InvestasiEmas, #Ekonomi, #PasarGlobal





