by

Pengalaman Pertama Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan di Kota Metro Lampung

-News-8,866 views

Leantoro.com. Pengalaman Pertama Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan. Saya sudah tidak lagi bekerja pada perusahaan atau institusi atau lebih tepatnya pada NGO (Non Government Organisation).

Karena saya sudah tidak bekerja lagi maka secara otomatis iuran JHT (Jaminan Hari Tua) BPJS Ketenagakerjaan tidak dibayarkan lagi dan status menjadi non aktif, saya wajib mengingatkan kepada teman-teman yang saat ini sedang bekerja atau yang telah mendapatkan kartu BPJS Ketenagakerjaan (dulu disebut kartu jamsostek) agar segera mendaftarkan diri juga secara virtual di website BPJS Ketenagakerjaan.

Mengapa ini penting? hal ini supaya semua jejak rekam digital saldo JHT kita yang dibayarkan oleh Perusahaan/lembaga atau institusi dapat terpantau

Selain itu, keuntungan mendaftarkan di Web BPJS Ketenagakerjaan kita bisa dengan mudah mengetahui jumlah saldo JHT keseluruhan dan bisa klaim JHT dengan mudah setelah tidak bekerja lagi baik dengan alasan PHK, pengunduran diri, selesai kontrak dan pensiun.

Hal sangat penting lainnya adalah jaga agar kartu BPJS Ketenagakerjaan tidak hilang karena akan menjadi syarat ketika akan Klaim JHT.

Nah, demikian saran yang bisa saya berikan jika masih bingung boleh langsung bertanya kepada saya melalui komentar di bawah artikel ini ya, eits asal jangan tanya berapa Saldo JHT yang di cairkan ya… hehehe. dan saya usahakan untuk bisa membuat artikel nya.

Yuk ikuti cerita pengalaman saya pertama kali mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan.

Latar belakang pencarian JHT bisa bermacam-macam dan karena saya memiliki kebutuhan untuk tambahan finishing pembangunan rumah, maka dengan sangat terpaksa akhirnya saldo JHT yang seharusnya bisa digunakan untuk hari tua saya klaim atau saya ambil.

Tentu saja dalam klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan memerlukan berbagai persyaratan yang harus disiapkan supaya urusan klaim JHT menjadi cepat.

Dan hal tersebut telah saya buktikan jika persyaratan lengkap maka gak kurang dari 1 jam urusan selesai, namun karena ada beberapa syarat yang belum saya siapkan maka saya memerlukan waktu 1 hari kerja untuk mengajukan klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan.

Penasaran Pengalaman Pertama Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan? ikuti terus artikel ini baca sampai selesai supaya teman-teman nanti gak bingung.

Ada 2 cara dalam mengajukan Klaim BPJS Ketenagakerjaan, dan saya sudah melakukan 2 cara tersebut. Lho serius kok bisa, katanya baru pengalaman pertama klaim JHT?

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 comments

  1. Kartu jamsostekku malah ilang, dan gak aku urus karena dulu saldo sangat sedikit. Gak tau sekarang masih bisa diambil apa gak. Heee

    1. jika masih ada copyan masih bisa mas atau ingat nomernya, tinggal ke kantor polisi bikin berita kehilangan nanti di ganti kartu baru. atau lebih jelasnya bisa tanyakan langsung ke BPJS Ketenagakerjaan, pasti data2 nya masih ada. paling nunjukin KK/KTP dan terakhir bekerja dimana

  2. Lumayan harus berjuang untuk klaimnya.. Aku malah blm punya kartu BPJS ktenagakerjaan padahal setiap bulan undah dipotong gajinya..

  3. Membaca cerita antriannya emang seru ya Bang, tapi syukurlah sudah selesai urusannya. Penting banget mengurus BPJS sangat perlu untuk persiapan kalau ada yang sakit atau membutuhkan

  4. Artikel yang berguna banget mas, karena terkadang orang yang sudah tidak bekerja merasa bingung bagaimana cara mengurus klaim JHT BPJS. Ada caranya juga jadi paham, terima kasih.

  5. Pengalaman saya bekerja sudah di tiga perusahaan, setiap pindah pasti hrd nya minta kartu bpjs tempat kerja sebelum nya, berarti itu di sambung kan ? Kalau misal mau mencairkan berarti cukup surat pengalaman kerja yh terakhir kan ?

    1. betul mbak..memang seperti itu, jadi memang langsung di lanjut. tapi kadang kala juga ada HRD yang langsung mendaftarkan lagi pegawainya jadi si pegawai memiliki beberapa kartu dan itu bisa kok di urus untuk di jadikan satu.

Hot News